Gerbang Rahmah di Masjid Nabawi (Foto:Istimewa)

Pintu Rahmah Masjid Nabawi, Gerbang Bersejarah Tempat Nabi Memohon Turun Hujan

1 minute, 53 seconds Read

UMRAH BISA NEWS – Bagi banyak jemaah haji dan umrah yang pernah menjejakkan kaki di Masjid Nabawi, setiap sudut masjid ini selalu menyimpan kenangan yang sulit dilupakan.

Salah satu yang sering luput dari perhatian, namun sarat makna sejarah dan spiritual, adalah Al-Rahmah Gate atau Pintu Rahmah.

Pintu yang berada di sisi barat Masjid Nabawi ini bukan sekadar akses keluar masuk bagi jemaah. Ia adalah saksi bisu peristiwa penting dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW, yang kisahnya masih diceritakan hingga hari ini.

Menurut catatan Madinah Region Development Authority, pintu ini sudah ada sejak tahun pertama Hijriah, tak lama setelah Muhammad hijrah ke Madinah.

Awalnya pintu ini dikenal dengan nama Gate of Atika. Namun sebuah peristiwa yang terjadi di tempat ini kemudian mengubah namanya menjadi Pintu Rahmah—pintu yang identik dengan turunnya rahmat Allah.

Suatu hari, ketika Madinah dilanda kekeringan, seorang sahabat Nabi masuk ke Masjid Nabawi melalui pintu ini. Dengan penuh harap ia meminta Nabi agar berdoa kepada Allah supaya hujan turun.

Nabi pun memanjatkan doa. Tak lama kemudian, langit Madinah berubah. Hujan turun deras dan terus mengguyur selama tujuh hari.

Namun hujan yang tak berhenti itu akhirnya membuat masyarakat khawatir. Sahabat yang sama kembali datang, lagi-lagi melalui pintu yang sama, untuk meminta Nabi berdoa agar hujan dihentikan.

Nabi kembali berdoa. Hujan pun berhenti dan keadaan kembali seimbang—tidak berlebihan, tidak pula membawa bencana. Peristiwa itulah yang kemudian membuat pintu ini dikenal sebagai Pintu Rahmah, simbol turunnya rahmat dan keseimbangan dari Allah.

Bagi jemaah yang pernah berziarah ke Masjid Nabawi, kisah ini sering menghadirkan perasaan yang sulit dijelaskan. Banyak yang melewati pintu ini tanpa menyadari bahwa di tempat itulah dahulu seorang sahabat datang membawa harapan, dan pulang membawa jawaban doa.

Secara arsitektur, Al-Rahmah Gate juga menyimpan nilai sejarah. Pada bagian fasadnya terdapat prasasti bersejarah yang menjadi penanda perhatian umat Islam terhadap Masjid Nabawi dari masa ke masa.

Kini, setelah berbagai perluasan besar yang dilakukan pemerintah Arab Saudi, Masjid Nabawi memiliki hampir 100 pintu untuk melayani jutaan jemaah dari seluruh dunia. Namun di antara banyaknya pintu tersebut, Pintu Rahmah tetap dipertahankan, dirawat, dan dijaga keasliannya.

Bagi sebagian jemaah, melewati pintu ini bukan hanya sekadar berjalan keluar dari masjid. Ia seperti melangkah melewati sepotong sejarah, mengingatkan bahwa di tempat yang sama, lebih dari 14 abad lalu, pernah terucap doa yang menghadirkan rahmat bagi seluruh kota Madinah.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *