Pemerintah Ingatkan PPIU Taat Aturan Tangani Jemaah Umrah di Tengah Eskalasi Timur Tengah

1 minute, 7 seconds Read

UMRAH BISA NEWS — Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah terus memperketat pemantauan terhadap pelaksanaan ibadah umrah seiring perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.

Dalam kunjungan kerja yang dilakukan pada Minggu (29/3/2026), pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh jemaah umrah Indonesia tetap terjaga di tengah kondisi yang dinamis.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menekankan pentingnya kepatuhan terhadap seluruh prosedur dan regulasi yang berlaku, khususnya bagi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Menurutnya, disiplin dalam menjalankan aturan menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko serta memastikan respons cepat saat terjadi kondisi darurat.

Ia juga mengingatkan agar setiap PPIU tidak lengah dan terus meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan.

Dalam rangka monitoring tersebut, tim melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik penting, mulai dari Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah hingga fasilitas kesehatan di Mekkah. Selain itu, perhatian juga diberikan kepada jemaah yang berpotensi mengalami keterlambatan kepulangan (stranded), khususnya di kawasan Misfalah, guna memastikan pelayanan dan akomodasi tetap berjalan sesuai standar.

Pemerintah turut menegaskan pentingnya koordinasi intensif antara PPIU dan perwakilan resmi Indonesia di Arab Saudi agar setiap kendala dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

Hingga saat ini, kondisi jemaah umrah Indonesia dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Pemerintah memastikan seluruh langkah mitigasi terus dijalankan guna menjaga kelancaran ibadah serta menjamin jemaah dapat kembali ke tanah air dengan selamat.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *