Madinah Hidupkan Jejak Hijrah Nabi lewat Proyek Interaktif

UMRAH BISA NEWS – Kota Nabi baru saja menyaksikan peluncuran proyek budaya dan sejarah yang unik: ‘Ala Khutah’ atau “Di Jejaknya”, sebuah pengalaman interaktif yang membawa pengunjung mengikuti perjalanan Hijrah Nabi Muhammad SAW menuju Madinah. Inisiatif ini secara resmi diluncurkan oleh Prince Salman bin Sultan, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengembangan Wilayah Madinah, dalam sebuah seremoni di dekat Masjid Quba.

Proyek ini bukan sekadar tontonan sejarah biasa. Melalui pameran “Hijrah: In the Footsteps of the Prophet”, pengunjung diajak menyusuri rute Hijrah secara kronologis dan imersif—melintasi 14 stasiun interaktif yang dirancang bersama para ahli lokal dan internasional. Setiap titik tak hanya menggambarkan peristiwa penting, tetapi juga menyoroti nilai-nilai humanis seperti perencanaan, ketabahan, dan semangat membangun komunitas yang terkandung dalam perjalanan 400 kilometer itu.

Muslim yang datang bisa merasakan sejarah hidup Nabi bukan hanya lewat teks, tapi lewat seni visual, film dokumenter, buku bilingual, bahkan pengalaman realitas virtual. Ada 53 karya seni yang dipamerkan, semuanya dirangkai dalam narasi modern yang membuat perjalanan hijrah terasa relevan untuk generasi masa kini.

Prince Salman menekankan bahwa proyek ini mencerminkan peran Arab Saudi dalam melayani situs suci sekaligus memperkaya pengalaman spiritual peziarah dan turis. Ia mengatakan, Ala Khutah menggabungkan iman, pengetahuan, dan pembangunan budaya sekaligus mempertegas posisi Kerajaan sebagai pusat dunia Islam.

Menurut Chairman of General Entertainment Authority Turki Al-Sheikh, fase pertama proyek ini ditargetkan menyambut 1 juta pengunjung, dengan ambisi berkembang hingga 5 juta pada 2030, bahkan kemungkinan hingga 10 juta orang di masa mendatang. Hal ini sejalan dengan visi Vision 2030 Arab Saudi yang menempatkan penguatan situs sejarah dan pengalaman budaya sebagai bagian penting dari transformasi sosial dan ekonomi negara.

Dengan kombinasi teknologi modern dan kisah klasik yang penuh makna, ‘Ala Khutah’ siap menjadi magnet baru yang menghubungkan sejarah Islam dengan dunia masa kini—mengundang semua yang datang untuk bukan hanya melihat, tetapi merasakan jejak langkah Nabi ketika Hijrah.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *