UMRAH BISA NEWS – Otoritas cuaca Arab Saudi melalui National Center for Meteorology (NCM) memprediksi intensitas hujan akan mencapai puncaknya pada Kamis, dengan potensi hujan ringan hingga lebat di berbagai wilayah.
Sejumlah daerah seperti Makkah, Madinah, wilayah timur, Al-Baha, dan Asir diperkirakan mengalami peningkatan intensitas hujan yang disertai angin kencang, debu, serta kemungkinan hujan es.
NCM juga menegaskan bahwa informasi yang beredar terkait potensi badai hurricane di Arab Saudi tidak benar. Masyarakat diminta untuk hanya mengacu pada informasi resmi dan mengikuti arahan keselamatan yang telah ditetapkan.
Selain itu, badai petir diperkirakan masih akan berlangsung di berbagai wilayah mulai 23 hingga 28 Maret dengan intensitas yang bervariasi.
Wilayah Tabuk, Al-Jouf, Hail, dan perbatasan utara diprediksi mengalami hujan sedang hingga lebat, yang dapat meluas hingga ke sebagian wilayah Madinah.
Sementara itu, kawasan Makkah, termasuk Jeddah, Rabigh, dan Taif, diperkirakan mengalami hujan ringan hingga sedang yang berpotensi meningkat menjadi lebih lebat pada Kamis.
Wilayah Al-Baha, Asir, dan Jazan juga diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mencapai puncaknya pada Kamis hingga Jumat. Adapun Najran diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas yang bervariasi.
Di wilayah Riyadh, hujan diprediksi mulai dari intensitas ringan hingga sedang sebelum meningkat menjelang akhir pekan, khususnya di bagian selatan dan barat.
NCM juga memperingatkan potensi angin kencang dengan kecepatan lebih dari 60 km/jam, banjir bandang, hujan es, serta gelombang tinggi di wilayah pesisir. Dalam kondisi tertentu, tidak menutup kemungkinan terbentuknya pusaran angin.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti informasi resmi guna menghindari risiko yang ditimbulkan akibat kondisi cuaca ekstrem ini.
