Produk UMKM Indonesia Tembus Pasar Global, Ekspor Bumbu dan RTE untuk Haji-Umrah Digenjot

0 minutes, 57 seconds Read

UMRAH BISA NEWS — Pemerintah resmi melepas ekspor bumbu dan makanan siap saji (Ready to Eat/RTE) untuk kebutuhan jemaah haji 2026 sebagai langkah strategis mendorong UMKM Indonesia menembus rantai pasok global. Program ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem ekonomi haji dan umrah yang tidak hanya berfokus pada layanan ibadah, tetapi juga memberi dampak nyata bagi sektor riil dalam negeri.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jaenal Effendi, menegaskan bahwa inisiatif ini membuka peluang besar bagi pelaku usaha lokal untuk bersaing di pasar internasional. Produk yang dikirim telah melalui proses standardisasi ketat, mulai dari kualitas, daya tahan, hingga sertifikasi halal yang diakui secara global.

Selain menjadi langkah ekspor, kegiatan ini juga berfungsi sebagai uji coba sistem logistik guna memastikan distribusi berjalan optimal, mulai dari produksi hingga pengiriman ke Arab Saudi. Pemerintah melibatkan berbagai pihak dalam rantai pasok, termasuk BUMN seperti PT Pos Indonesia untuk pengelolaan logistik serta PT Garuda Indonesia dalam distribusi udara.

Sinergi ini membentuk ekosistem terintegrasi dari hulu ke hilir, mencakup petani rempah, pelaku UMKM, hingga sektor distribusi. Pemerintah pun optimistis sektor haji dan umrah dapat menjadi penggerak ekonomi nasional sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di kancah global.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *